Purbalingga – Suasana haru, kehangatan, dan canda tawa mengalir dalam sebuah pertemuan istimewa antara keluarga besar asal Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, dan kerabat mereka dari Singapura. Reuni ini berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025, bertempat di Rumah Makan Bleng Kembar Desa Kembara Wetan-Kaligondang. Pertemuan tersebut menjadi momen yang penuh makna setelah tujuh tahun berlalu sejak pertemuan terakhir.
Pertemuan ini bukan sekadar ajang melepas rindu, melainkan juga simbol kuatnya nilai kekeluargaan yang melampaui jarak dan waktu. Acara yang dikemas dengan konsep kekeluargaan yang rapi ini dihadiri oleh puluhan anggota keluarga dari kedua belah pihak, termasuk generasi muda yang banyak di antaranya baru pertama kali saling bertatap muka.
Untuk memudahkan interaksi, keluarga dari Singapura datang dengan strategi kreatif: mereka mencetak stiker nama untuk setiap anggota keluarga yang hadir. Stiker tersebut ditempel di dada sebagai tanda pengenal, agar lebih mudah mengenali dan menyapa satu sama lain.
Momen istimewa ini juga turut dihadiri oleh admin Bralink.id, yang turut diundang karena dipandang telah menjadi jembatan silaturahmi antara dua keluarga besar tersebut. yang sebelumnya telah ditulis pada artikel bertajuk “37 Tahun Terpisah, Silaturrahmi Keluarga di Singapura Terjalin Kembali Melalui Bralink.id” (baca selengkapnya di: bralink.id).
Melalui platform Bralink.id, komunikasi awal antara dua keluarga yang lama terpisah kembali tersambung. Peran media lokal digital ini pun diapresiasi secara langsung oleh para keluarga.
Acara reuni diisi dengan makan bersama, sesi perkenalan antar anggota keluarga, serta sesi foto bersama untuk mengabadikan kenangan. Ada harapan besar agar pertemuan semacam ini bisa terus digelar secara berkala di masa mendatang, sebagai warisan nilai kekeluargaan untuk generasi yang lebih muda.
“Semoga silaturahmi ini tidak berhenti di sini. Kami berharap ada pertemuan-pertemuan berikutnya, dan komunikasi bisa terus terjalin, baik melalui teknologi maupun pertemuan langsung,” ungkap salah satu anggota keluarga.

