Home / lifestyle / Tabungan Emas Pegadaian, Menyimpan Uang Tanpa Inflasi

Tabungan Emas Pegadaian, Menyimpan Uang Tanpa Inflasi

Saat ini Pegadaian yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki berbagai layanan kepada masyarakat diantaranya layanan untuk Tabungan Emas Pegadaian. Dengan tabungan emas pegadaian kita bisa menyimpan uang kita tanpa khawatir terkena dampak inflasi.

Jika kita mempunyai kebiasaan menyimpan uang / menabung baik di rumah maupun di bank, jumlah uang kita akan semakin bertambah sesuai banyaknya uang yang terus menerus kita simpan. Namun nilai tukar uang yang kita simpan tahun ini akan berbeda dengan nilai tukar uang di tahun-tahun berikutnya. Sebagai ilustrasi dapat digambarkan sebagai berikut :

Dalam lirik lagu Abang Tukang Bakso ciptaan Mamo Agil yang di rilis pada tahun 1991, yang dinyanyikan oleh penyanyi cilik Melisa disebutkan “Abang tukang bakso mari-mari sini aku mau beli. Abang tukang bakso cepat dong kemari sudah tak tahan lagi. Satu mangkok saja 200perak yang banyak baksonya”

Artinya pada tahun 90an dengan uang 200rupiah kita masih bisa / boleh membeli bakso ke abang-abang bakso yang keliling di komplek.

Bayangkan jika sekarang ditahun 2021 ini kita beli bakso 200rupiah, kira-kira apa reaksi abang baksonya ?, bisa jadi tersinggung, marah atau kita dikira sedang bercanda, karena nilai 200rupiah sekarang ini jangankan bakso untuk membeli 1 buah permenpun sekarang tidak cukup.

Nilai tukar rupiah dengan barang yang semakin menurun inilah yang disebut dengan inflasi. Arti kata Inflasi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah adalah kemerosotan nilai uang (kertas) karena banyaknya dan cepatnya uang (kertas) beredar sehingga menyebabkan kenaikan harga barang-barang.

Jadi bisa kita katakan jika kita menyimpan / menabung dalam bentuk uang, maka kita akan rugi. karena nilai tukar uang dengan barang yang semakin menurun setiap tahunnya.

Untuk itu, salah satu cara menyimpan uang tanpa terdampak inflasi adalah dengan cara Tabungan Emas Pegadaian. Karena nilai emas setiap tahunnya naik dan emas tidak memiliki nilai penyusutan. Jika harga emas turunpun harga barang-barang lainnya turun.

Menabung emas di pegadaian bukan berarti kita harus membeli emas terlebih dahulu di toko emas kemudian membawa ke pegadaian untuk disimpan. Menabung emas di pegadaian sama halnya dengan kita menabung uang di bank, hanya saja uang yang kita tabung dikonfersikan dengan nilai emas. Jadi pada kolom buku tabungan selain ada kolom saldo nominal uang juga ada kolom saldo emas.

Sebagai contoh apabila kita menabung sebanyak 500ribu rupiah sedangkan harga emas saat ini satu gramnya 1juta rupiah, maka tabungan kita akan dikonfersi kedalam emas menjadi 0,5gram. Apabila 2 tahun mendatang harga emas 1gramnya 2juta rupiah maka tabungan emas kita sebesar 0,5gram sama dengan uang 1juta rupiah.

Jadi dengan menabung emas di pegadaian selain uang kita menjadi aman, kita juga terhindar dari inflasi.

Saat ini menabung emas di pegadaian bisa dilakukan secara online melalui aplikasi pegadaian digital, jadi kita tidak perlu repot-repot datang ke pegadaian untuk menabung.

About Baryati Kusnadi

Tertarik untuk membuat catatan disetiap perjalanan yang bisa digunakan sebagai pengingat diri sendiri. Dan semoga bisa memberi manfaat buat yang membaca. Buat obyek yang ditulis semoga bisa memberi dampak positif.

Check Also

Karya Pembatik dan Desainer Purbalingga Tampil di Fashion Show ISEF

Jakarta – Buah karya pembatik dan desainer Purbalingga ditampilkan dalam ajang bergengsi Fashion Show Islamic …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *